Makna Bercinta

Saat kusapa dirimu..
Bibir tipis mu melebar, dengan rona merah muda di pipimu...
Saat itu..
Waktu serasa membeku, 'tuk menyambut senyum manismu..

Bibirmu tipis menggoda..
Ingin ku gigit bibirmu dengan bibirku...
Agar bibir kita saling bercumbu...
Selayaknya hati kita yang bersatu..

Mata mu bersinar terang..
Matahari pun tak sanggup melawan kilauan bola matamu..
Dan ketika bayanganku ada dalam bola matamu...
Di saat itu lah, aku merasa bahwa aku hidup dalam hatimu.

Napas mu hangat menghanyutkan..
Rintihan mu.. Desahanmu..
Membuatku terbangun..
Tuk memelukmu, memberikan sejuta kenikmatan kepadamu.
Selayaknya sengatan listrik yang menari di atas tubuh kita.
Sehingga kita terbuai, jatuh ke dalam sanubari kenikmatan..
Dan hanyut menjadi satu..

Saat tubuh mu menari di atas tubuhku..
Disaat tubuh kita melebur menjadi satu..
Saat api asmara membentuk ombak yang datang menghadang...
Aku pun merintih..
Mendesah dalam pelukmu..
Kubiarkan lidahmu menelusiri tubuhku,
Menggetarkan jiwaku..
Dan mendatangkan birahi yang tak tertahankan..
Hingga aku jatuh...
Ke dalam gua cintamu..

Jantung kita bersatu...
Irama jantung yang berdetak...
Mendatangkan sebuah alunan lagu cinta..
Yang melengkapi suasana tak 'terlupakan' itu...

Berikan aku sebuah kecupan terakhir, sayang..
Berikan aku kecupan cinta..
Tuk mengakhiri 'tarian' indah kita..
Sebagai suatu simbol...
Bahwa kita adalah satu.
Karena kenikmatan yang telah kau curahkan..
Memberikan aku makna..
Bahwa engkau begitu berarti..
Dalam hidupku..

0 komentar: